Breaking News

Perseteruan antar Faksi Utara di Pemerintah Yaman Picu Ketegangan Baru

Faksi Utara di pemerintahan Yaman terus berseteru yang mengakibatkan kematian beberapa personil tentara.

Dua partai politik di Yaman yang dianggap sebagai representasi kekuatan utara yakni Partai Islah atau Reformasi vs Partai Kongres Rakyat Umum.

Partai Islah menguasai mayoritas ketentaraan karena kadernya menjadi inti utama pasukan. Di pemerintahan mereka diwakili Abdullah Al Alimi sebagai anggota dewan presidium Yaman (PLC) yang diketuai Presiden Rashad Al Alimi.


Sementara Partai Kongres diwakili Brigjen Tarik Saleh yang kini juga duduk sebagai anggota PLC meski sebelumnya merupakan pendukung utama kelompok Houthi yang menguasai Sanaa.

Usai pamannya mantan Presiden Abdullah Saleh dieksekusi oleh Houthi, Tarik Saleh bergabung dengan pemerintah dan diberi tempat di Mocha, Taiz sebagai basis untuk pasukannya Perlawanan Nasional.

Dalam cuitannya di Twitter, Perdana Menteri Maeen Abdulmalik mengungkapkan duka cita atas tewasnya Brigjen Mohanmed Al Jaradi dalam sebuah momen asasinasi.

Penasehat Kementerian Pertahanan ini disebut telah berjasa memblokade kemajuan Houthi ke wilayah lainnya di Yaman.


Berbagai media memperkirakan asasinasi terhadap perwira pro Islah ini dilakukan oleh kekuatan klandestin yang tunduk kepada Brigjen Tarik Saleh.

Sebagaimana dilaporkan adik dari Tarik Saleh bernama Ammar Saleh kini telah ditunjuk oleh Rashad Al Alimi sebagai Kepala Badan Keamanan Nasional sebuah organisasi militer yang mempunyai tugas dan kemampuan melakukan berbagai operasi klandestin.


Asasinasi terjadi di Marib yang kini dapat disebut sebagai ibukota de facto Yaman setelah Aden yang menjadi ibukota sementara masih berada dalam kontestasi dengan kekuatan Selatan atau Dewan Transisi Selatan (STC) yang menjadi pemerintahan de facto Yaman Selatan.

Marib juga menjadi garis depan melawan kelompok Houthi. Jika Marib jatuh ke tangan Houthi maka akan mudah bagi mereka untuk menguasai Yaman Timur dan Selatan.

Tidak ada komentar